Pages

Showing posts with label Sekelumit Pernak-pernik. Show all posts
Showing posts with label Sekelumit Pernak-pernik. Show all posts

Thursday, January 22, 2009

Yang Mudah dan Mengenyangkan


Bukan istimewa dilihat, mungkin tak semua mata mau melirik. Tapi alhamdulillah, makanan yang sederhana cara buatnya ini cukup disukai keluarga kami. Ide awalnya sederhana, menjaga kondisi perut yang kosong di saat umi "keset masak" hi hi hi.
Training pembuatan roti bakar dah dilaksanakan berkali-kali. Pesertanya ubai, dan ali, trainernya Abahnya anak-anak. Alhasil, seisi rumah sudah pandai menyiapakan roti bakar aneka rasa kecuali si kecil Atika.
Roti bakar sering jadi menu wajib pagi hari. Di siang atau pun sore kalau sempat dan pas kepingin dengan cepatpun roti bakar ini bisa terhidang, alhamdulillah.
Resepnya tentu tidak perlu, cuma diisi dengan margarine (di sini pakenya planta, merk dari unilever Malaysia), trus kadang diisi gula pasir atau keju. Trik yang buat enak lagi, margarine ngolesnya jangan cuma di dalam, tapi yang bagian luar juga dikasih, hmmm roti tawar yang awalnya biasa, bisa jadi lebh yummy.. Bener, buktinya roti yang di foto bikinan "si Abi" itu dah habis sekarang. Alhamdulillah.

Saturday, January 10, 2009

Battery Baru, Alhamdulillah



Masalah battery sowak bin rosak sudah menjadi santapan sehari2 sejak lama. Tapi, emang guwe pikirin? Nggak photo2 juga nggak papa. Jadi tetep aja deh bettery dibiarkan tak punya pengganti. Nah event2 tentang anak2 juga sering terlewat tapi lagi2 tidak kuambil pusing.


Tapi yang sering merasa sayang itu kalau pas pada berkarya, aduh kan kita sudah susah banget meluangkan waktu buat ini itu, sayang juga kalau karyanya tidak terdokumentasi.


Nah gara2 rencana buat blog untuk masak yang belum terlaunch... salah satunya karena nggak bisa ambil gambar ihiks sedih deh..


Sabtu tanggal 20 Januari, saat nunggu anak2 kumon, saya dan abinya anak2 jalan kaki ke green town mall, puter2 cari toko kamera, nggak tahu, nemunya cuma satu toko aja, yang lain paling banyak hp 2nd, ssstttttt kalao mau cari hp 2nd saya merekomendasikan tempat ini loh.... pilihannya banyak amir.

Pilih2 sebentar, akhirnya dapet deh battery nya. Ini nggak iklan merk loh.. orang merknya juga itu2 saja, orang2 dah pada tahu. Semoga battery baru ini manfaat. Kemudian sebagai pelengkap, saya beli timer untuk ngecasnya, biar nggak kebablasan kalau ngecas, katanya ini yang bikin battery cepat rusak. Namanya ikhtiyar. ke tesco belain muter-muter cari timer ini.



Wednesday, January 7, 2009

Rencana Blog Khusus Tentang Masakan

Saya ini punya sifat yang bisa berubah-ubah dalam mengerjakan pekerjaan. Kadang sangat serius dan tekun sekali kadang super males alias ogah-ogahan. Begitu juga dalam hal masak ini. Kalau pas mode -seneng masak- on. Oh betapa yang berkeliweran di otak saya hanya tentang resep-resep masakan dan imajinasi modifikasi dari resep-resep yang ada. Banyak sekali sebenarnya hobi saya yang bersenggolan dengan kewanita-wanitaan gitu. Dari senengbuat handy craft, menjahit lah, merajut lah, menanam tanaman lah, merangkai bunga lah, dan banyaaakkk sekali yang sudah saya coba. Jika sudah mood, oh jangan heran kalau saya tak bosan-bosan untuk mengerjakannya.

Tapi.. tapi nih, kalau saya sedang switch yang yang satu otomatis yang lain agak tersisih. Contoh kata ni, waktu SMA hobbi saya sedang buat bunga dari pita jepang (bukan pita kado ya, catat!! beda tapi dah salah kaprah) yang disoldir. Buku-buku pelajaran saya tersisih juga. Habis suka sih!! Bahkan sampai menghasilkan uang loh, saya beberapa kali mendapat pesanan dari ibu-bu teman sekolah. Tapi jangan heran kalau sedang suka ngerjain soal-soal matematika (jaman SMA juga) saya nggak sempat utak-atik resep masakan lagi. Dulu sih, ceritanya ingin punya ketrampilan sebanyak-banyaknya.

Kembali ke soal masakan, sedikit cerita ya.. dulu ibuku tidak bisa masak (tahu teori ajah!) yang masakin aku adalah pembantu di rumah. Tapi bapakku termasuk masakannya enak. Tidak puas hati dengan keadaan yang ada (aduh kok nggak syukur ya?? bukan deng ini tantangan), aku bertekat untuk bisa masak yang aku mau. Apalagi kalau dah merasakan lezatnya masakan pesta-pesta besar, wow dahi ini berkerut, kapan ya.. aku bisa masak seperti ini juga.

Nah, dari SD sudah selalu memperhatikan orang masak. Menginjak usia SMP saya memberanikan diri berperan sebagai tukang masak keluarga. Awalnya saya maksain orang-orang di sekitar saya untuk bilang enak. Ternyata memang bilang enak (walaupun belakangan baru aku tahu bilangnya terpaksa hi hi). Sejak itulah, dari masakan lauk pauk dan kue seperti cake, bolu dan biscuit selalu kucoba buat. Hasilnya lumayan aja sih, apalagi belajarnya kebanyakan ya otodidak saja. Sering gagalnya dari suksesnya (walah ngaku saja).

Masak-masak terus berkelanjutan, sampai sekarang. Singkat cerita saya termasuk suka masak, walaupun tidak selalu, asal lagi mood aja. Kalau nggak jangan tanya ya... nanti aku jadi malu. Nah kegitan masaknya belum terdokumenkan. Nah kayaknya sayang juga, secara aku sering masak macam-macam dari yang untuk sendiri, dijual, masakin orang banyak, dari jenis lauk pauk sampai berbagai macam kue dan roti. Insya Allah ada azam, untuk buat blog sendiri tentang masak ini. Rencananya sih hasil masakanku sendiri aja yang saya 'pamerin' sebenarnya bukamo pamer, untuk arsip dan sharing ajah. Tapi nantinya juga pingin merangkum resep2 punya orang, biar kalau mau masak, bisa kayak direktoriku gitu, tidak perlu selalu browsing lagi berulang-ulang. Itung-itung hemat energi.

Dah dulu ya... mau nerusin jahit bed baju seragam Ubai, punya Ali dah selesai yang satu. Eh, tidak lupa mohon doanya teman-teman, kawan-kawan dan keluarga ya... supaya niatku kelakon. Dan yang lebih penting semoga ada manfaatnya, amin.

Saturday, January 3, 2009

Sejarah eggroll pertama ku



Hari Jum'at malam, seperti biasa ke tesco belanja. Nah gara-gara promosi mo imlek semua barang-barang berbau cina dijual dengan harga promosi. Deretan jamur kancing kaleng berbaris di jalan utama masuk tesco. Nah di situlah kulihat eggroll buatan cina mejeng. Ada yang dikemas kecil dan besar dalam kaleng yang warnanya khas cina. Tuing.. kebayang di pikiranku tentang nikmatnya serena eggroll keluaran monde biscuit dari Indonesia. Hmmmm langsung deh nafsu kepinginnya muncul.

Tangan ini ambil kaleng eggroll dipegang-pegang rasa ingin masukin ke keranjang. Masuk dah akhirnya. Setelah troli di dorong, pikiran berubah sayang uangnya kayaknya, 10 RM juga bisa kepake yang lebih manfaat dari pada memuaskan lidah saja. Dengan mantap kaleng eggroll tersebut kuletakkan kembali ke tempat semula. Jalan agi melihat barang-barang yang sedang dipromosikan. Wah ada yang menarik lagi, tidak jauh dari egg roll ni... dijual cetakan eggroll. Wah lebh tergelitik ni... bisa buat egg roll sendiri dan buat kudapan untuk keluarga tercinta.

Karena harga agak mahal, mikir juga sih, tapi ini kan belum pernah punya dan penasaran bisa buat yang ginian. Apalagi kalau rasanya bisa deket ke serena monde gitu loh...
Pikir-pikir akhirnya mantap deh beli cetakan egg roll ini.

Sesampai di rumah jam 1 malam, nggak mungkin dong masak-masak lagi. Tapi langsung browsing tentang resep mesinnya dan lain-lain.

Siang hari setelah pulang dari ngurus sekolah Atika mulailah bereksperimen buat eggroll untuk kali pertama kalinya. Hasil dari madu-maduin beberapa resep, jadilah eggroll ini. AWal sih sih tidak langsung cantik dan berhasil menggulungnya.. Selalu patah-patah setelah diangkat dari ovennya. Akhirnya masuk ke perut deh semua yang gagal. Adonan pertama dah habis namun tidak menyisakan hasil yang memuaskan. Langsung membuat eksperimen berikutnya, dengan mengadoni lagi. Nah tereeeetttt sekarang dah bisa menggulung. Alhamdulillah. Soal rasa, ternyata dekat-dekat lah dengan serena, uwiiih PDnya.



Gambar yang dipajang di sini adalah hasil setelah bakar eggroll yang sudah sukses. Atika melahap eggroll buatan umi deh..

Thursday, December 25, 2008

Oleh-oleh jauuuuh dari Yogya



Alhamdulillah, namanya rizqi memang tidak terduga. Tidak ada hujan tidak ada petir tiba2 dianterin oleh2 oleh pak Hanung, suami mbak Ririn. Keluarga mbak Ririn datang ke mari, entah yang ke berapa kalinya. Eh, kecripratan ni... dapat gudeg dan salak, kalau nggak salah ini jenis lumut (kakaknya pondoh yang mungil, lumut punya size lebih gedhe). Betul nggak Mbak? yang punya kebun?

Semoga Allah berikan balasan yang lebih banyak ya... Walau tidak ke Yogya kelakon juga makan gudheg.